GOLGOTANews: - Setiap masalah pasti ada jalan
keluarnya. Tuhan Yesus meyakinkan hal ini kepada kita melalui 1 Korintus
10:13: "Pencobaan-pencobaan yang kamu
alami ialah pencobaan-pencobaan biasa, yang tidak melebihi kekuatan manusia.
Sebab Tuhan setia dan karena itu Ia tidak akan membiarkan kamu dicobai
melampaui kekuatanmu. Pada waktu kamu dicobai Ia akan memberikan kepadamu jalan
ke luar, sehingga kamu dapat menanggungnya".
Tampilkan postingan dengan label Breaking News. Tampilkan semua postingan
Tampilkan postingan dengan label Breaking News. Tampilkan semua postingan
DARI JURANG MASALAH PANDANGLAH KE BUKIT GOLGOTA, DISANA YESUS MENUNGGU KITA
Juli 12, 2017
“Dari jurang
yang dalam aku berseru kepada-Mu, ya Tuhan! Tuhan, dengarkanlah suaraku!
Biarlah telingaMu menaruh perhatian kepada suara permohonanku. Jika
Engkau, ya Tuhan, mengingat-ingat kesalahan-kesalahan, Tuhan, siapakah yang
dapat tahan ? Tetapi padaMu ada pengampunan, supaya Engkau ditakuti orang.
Aku menanti-nantikan Tuhan, jiwaku menanti-nanti, dan aku mengharapkan
FirmanNya. Jiwaku mengharapkan Tuhan lebih dari pada pengawal mengharapkan
pagi, lebih dari pada pengawal mengharapkan pagi. Berharaplah kepada
Tuhan, hai Israel ! Sebab pada Tuhan ada kasih setia, dan IA banyak kali
mengadakan pembebasan.” Mazmur 130 : 1-7
Label:
Breaking News,
Golgota,
Opini Rohani,
Renungan Alkitab,
Terkini
Sejarah Bukit Golgota
Juli 11, 2017Kalvari, atau yang biasa disebut Golgota menurut Injil adalah situs di luar tembok Yerusalem di mana Yesus disalibkan. Injil menerjemahkan istilah yang berarti tempat tengkorak, yang dalam bahasa Yunani adalah Κρανίου Τόπος (Kraníou Topos), dan dalam bahasa Latin adalah Calvariæ Locus, dari mana kata Inggris Kalvari berasal.
Golgota pada waktu itu terletak di luar kota Yerusalem, tetapi tidak jauh dari temboknya dan agak berdekatan dengan sebuah gerbang yang dilalui para peziarah. Dalam surat kepada orang Ibrani dikatakan: Yesus juga mati di luar pintu gerbang kota untuk membersihkan umatnya dari dosa dengan darahNya sendiri (Ibr 13:12)
Sejak abad ke-6, bukit Golgota ini dikenal sebagai gunung, dan sebagai bukit kecil sejak tahun 333. Namun di dalam Injil, Golgota tidak pernah dinamakan gunung ataupun bukit, tetapi selalu sebuah nama tempat saja. Nama Golgota bukan hanya nama tempat berdirinya Salib Yesus, melainkan juga nama tanah milik Yusuf dari Arimatea. Secara tradisional Golgota memang disebut bukit. Kapel Kalvari terletak 5 m lebih tinggi dari lantai Gereja Holy Sepulchre (Gereja Makam Kudus).
CATATAN INJIL
Tempat penyaliban Yesus ini dicatat dalam semua empat Kitab Injil dalam Perjanjian Baru di Alkitab Kristen:
Injil Matius: Maka sampailah mereka di suatu tempat yang bernama Golgota, artinya: Tempat Tengkorak.
Injil Markus: Mereka membawa Yesus ke tempat yang bernama Golgota, yang berarti: Tempat Tengkorak.
Injil Lukas: Ketika mereka sampai di tempat yang bernama Tengkorak, mereka menyalibkan Yesus di situ dan juga kedua orang penjahat itu, yang seorang di sebelah kanan-Nya dan yang lain di sebelah kiri-Nya.
Injil Yohanes: Sambil memikul salib-Nya Ia pergi ke luar ke tempat yang bernama Tempat Tengkorak, dalam bahasa Ibrani: Golgota.
Tempat Golgota dan kubur Yesus di lokasi gereja Holy Sepulchre tetap hidup dalam tradisi Kristiani, walaupun diketahui bahwa pada tahun 135, ketika Yerusalem menjadi daerah koloni Romawi Aelia Capitolina, kaisar Hadrian membangun kuil dewa Yupiter di atas Golgota dan altar bagi dewi Venus di atas kubur Yesus. Kemungkinan kaisar tersebut sengaja membangun di situ karena ingin memusnahkan kepercayaan Kristen dan jemaat (Gereja). Konstantin lalu membangun sebuah basilika yang besar di atasnya, yang menghubungkan ketiga tempat kudus, yaitu: Kubur Yesus, Golgota, dan gua tempat ditemukannya Salib Kristus. Basilika ini awalnya berukuran 45 m x 26 m. Pada saat pembangunan basilika ini, konfigurasi alamiah dari bukit kubur Yesus diubah dan sejumlah besar batu-batu diratakan. Sekarang ini keadaan batu alam yang tersisa adalah batu dalam kubur Yesus, di belakang Rotunda dan batu pada kaki Golgota.
Injil Yohanes mencatat bahwa Golgota terletak sangat dekat dengan kota Yerusalem, begitu dekatnya sehingga setiap orang yang lewat dapat membaca inskripsi pada kayu salib-Nya (Yohanes 19:20). Dengan melihat pula nubuat pada Mazmur 69:12 “Aku menjadi buah bibir orang-orang yang duduk di pintu gerbang”, tempat penyaliban-Nya tentunya cukup dekat dengan pintu gerbang sehingga Yesus dapat mendengar apa yang dikatakan orang mengenai Dia. Dan sebagaimana Eusebius berkomentar pada tulisannya “Onomasticon”, bukit di luar Yerusalem ini terletak di sebelah utara Bukit Zion kuno, yaitu lokasi Bait Suci.
Pada tahun 326, ibu dari Kaisar Konstantin, yang bernama St. Helena melakukan perjalanan ke Yerusalem untuk membersihkan daerah kubur Yesus. Ia menerima wahyu bahwa ia akan menemukan kubur Yesus, dan Salib-Nya. Untuk cerita lebih lengkapnya dapat Anda baca disini.
Semoga penjelasan mengenai bukit Golgota ini dapat menjadi berkat dan sebagai sumber pengetahuan bagi sesama. Tuhan memberkati.
MANAKAH GOLGOTA YANG ASLI?
Juli 11, 2017
PERTANYAAN : Pak Esra, saya pernah mendengar dari orang yang pernah pergi ke Israel kalau di sana ada 2 tempat yang dipercaya sebagai bukit Golgota tempat Tuhan Yesus disalibkan. Yang mau saya tanyakan, apakah benar demikian? Kalau ya, lalu sebenarnya di Golgota yang mana Tuhan Yesus disalibkan? Kan tidak mungkin Yesus disalibkan di dua tempat sekaligus.
ESRA SORU MENJAWAB :
Ya memang benar bahwa di Israel ada 2 tempat yang dipercaya sebagai Golgota, tempat Yesus disalibkan. Ini bukan berarti Yesus disalibkan di 2 tempat tersebut. Itu hanya dugaan saja. Jadi tidak mungkin dua-duanya benar. Salah satu pasti salah atau bahkan kedua-duanya salah. Saya akan jelaskan 2 tempat tersebut “
1. The Church of Holy Sepulchre (Gereja Kuburan Kudus).

Ini adalah Golgota versi gereja Katolik dan gereja-gereja Ortodoks. Tempat ini terletak di sebelah utara, tetapi di dalam kota, sehingga beberapa penafsir menganggap ini sama sekali tidak cocok dengan data dari Kitab Suci, yang mengatakan bahwa Golgota terletak di luar kota.
Ibr 13:12 - “Itu jugalah sebabnya Yesus telah menderita di luar pintu gerbang untuk menguduskan umatNya dengan darahNya sendiri”.
Tetapi para pendukung tempat ini mengatakan bahwa posisi tembok kota berbeda antara zaman Yesus dan sekarang, sehingga dulu tempat ini terletak di luar kota.
Gambar-gambar berikut ada bagian dalam gereja yang dipercaya sebagai lokasi persis dari salib Kristus.


Ada banyak orang yang berziarah ke sana menyempatkan diri untuk menangis dan berdoa di tempat yang dipercaya sebagai kuburan Yesus.


Tempat ini didukung oleh tradisi. Apa maksudnya?
Nelson’s Bible Dictionary : Suatu tradisi dari abad ke 4 mengatakan bahwa suatu penyelidikan dimulai oleh ahli sejarah Kristen Eusebius dan bahwa tempat itu ditemukan oleh Uskup Marcarius. Belakangan Kaisar Romawi Konstantin membangun sebuah gereja di tempat itu. Sebelumnya tempat itu merupakan lokasi dari kuil bagi Dewi Aphrodite. Tradisi juga mengatakan bahwa pada waktu mencari kubur Yesus, ibu Konstantin Helena menemukan bagian dari ‘salib yang asli’ pada mana Yesus mati. Tradisi-tradisi ini sangat tua, tetapi nilai sejarahnya tidak pasti.
Memang cerita-cerita seperti ini lebih banyak yang hanya merupakan dongeng / mitos dari pada fakta sejarah. Dari penjelasan ini terlihat bahwa didukung oleh tradisi atau tidak, tidaklah terlalu menjadi persoalan.
2. Garden Tomb.
Tempat ini ditemukan oleh seorang jenderal Inggris yang bernama Charles Gordon pada tahun 1885 yang dianggapnya lebih cocok dengan gambaran Kitab Suci tentang Golgota.

Itulah sebabnya tempat ini disebut sebagai Kalvarinya Gordon (the Gordon’s Calvary).


Letaknya lebih ke utara dari Gereja Kuburan Kudus, sehingga pasti ada di luar tembok utara, dekat pintu gerbang Damsyik.
Ada beberapa hal yang membuat tempat tersebut dipercaya sebagai Golgota.
- Posisinya memang ada di luar tembok kota.
- Menurut Alkitab bahwa di sekitar itu ada taman bunga
Yoh 19:41 - Dekat tempat di mana Yesus disalibkan ada suatu taman dan dalam taman itu ada suatu kubur baru yang di dalamnya belum pernah dimakamkan seseorang.
Yoh 20:15 - Kata Yesus kepadanya: "Ibu, mengapa engkau menangis? Siapakah yang engkau cari?" Maria menyangka orang itu adalah penunggu taman, …’
Penggalian arkheologi menemukan bahwa di sekitar tempat ini memang pernah ada taman bunga dan ditemukan juga sebuah sumur penampungan air yang diduga demi kepentingan taman yang telah berumur lebih dari 2000 tahun.

- Yang lebih menarik adalah bahwa ada bukit di dekat situ yang memang menyerupai tengkorak.
Ini sesuai dengan keterangan Injil-Injil :
Mat 27:33 - “Maka sampailah mereka di suatu tempat yang bernama Golgota, artinya: Tempat Tengkorak”.
Mark 15:22 - “Mereka membawa Yesus ke tempat yang bernama Golgota, yang berarti: Tempat Tengkorak”.
Yoh 19:17 - “Sambil memikul salibNya Ia pergi ke luar ke tempat yang bernama Tempat Tengkorak, dalam bahasa Ibrani: Golgota”.
Luk 23:33 - “Ketika mereka sampai di tempat yang bernama Tengkorak, mereka menyalibkan Yesus di situ dan juga kedua orang penjahat itu, yang seorang di sebelah kananNya dan yang lain di sebelah kiriNya”.


- Juga di dekatnya ada kuburan-kuburan. Dan itu diduga sebagai kuburan Yesus.


Tempat ini tidak didukung oleh tradisi, tetapi di atas sudah kita lihat bahwa itu tidaklah terlalu perlu untuk dipersoalkan. Biasanya orang-orang Protestan condong untuk mendukung tempat ini sebagai Golgota.
Meskipun demikian, ada juga teolog yang menganggap bahwa tidak ada kepastian tentang yang mana dari 2 tempat itu yang merupakan Golgota yang asli.
William Barclay: Di mana tempat itu kami tidak tahu dengan pasti.
Wycliffe Bible Commentary : Sama tidak pastinya adalah lokasinya. Gereja Kuburan Kudus yang secara tradisionil dianggap sebagai tempat itu, sekalipun sekarang ada di dalam tembok-tembok Yerusalem, dulu ada di luar tembok utara kuno dari jaman Yesus, dan bisa merupakan tempat itu. Orang-orang lain mendukung klaim dari Kalvarinya Gordon, yang terletak lebih jauh ke utara.
Alasan tidak pastinya letak dari Golgota adalah karena pada penghancuran Yerusalem tahun 70 M semua tanda-tanda dan batasan-batasan tanah dihancurkan. Juga penggalian untuk penyelidikan terhalang oleh adanya bangunan-bangunan modern yang berada di atas tanah yang akan digali.
J. C. Ryle: Begitu banyak perubahan yang telah terjadi, selama periode yang lama dari 1800 tahun, pada tembok-tembok batasan dan tanah dari Yerusalem, sehingga tidak ada orang yang bijaksana yang akan berbicara secara positif / yakin berkenaan dengan letak yang pasti dari Golgota pada zaman ini. Sekalipun di luar tembok pada 1800 tahun yang lalu, adalah mungkin bahwa itu ada di dalam tembok pada saat ini.
Nelson’s Bible Dictionary: Alkitab tidak secara jelas menunjukkan secara persis di mana Yesus mati. Tempat-tempat penyaliban telah diusulkan di setiap sisi dari Yerusalem. Satu faktor yang membuat sukar untuk menunjukkan dengan tepat tempat itu adalah bahwa Yerusalem dihancurkan pada tahun 70 M. oleh orang-orang Romawi, dan pemberontakan Yahudi yang lain dihancurkan dengan cara yang serupa pada tahun 135 M. Banyak ciri-ciri dan lokasi dari tembok kota itu yang sangat berubah karena hal-hal ini dan karena suatu seri konflik yang berlanjut selama berabad-abad. Kecuali di daerah-daerah yang telah digali, tembok-tembok Yerusalem saat ini berasal dari masa yang lebih baru. Adanya bangunan-bangunan modern menghalangi penggalian untuk menemukan di mana tembok-tembok itu berada pada jaman Perjanjian Baru. Beberapa kelompok mengklaim telah menemukan tempat di mana Yesus mati, tetapi faktor-faktor yang rumit ini membuat hal itu tidak mungkin / tidak bisa dipercaya.
Kesimpulan kita adalah bahwa di mana letak Golgota sesungguhnya tidak dapat dipastikan. Ini tidak perlu membuat kita susah. Di mana persisnya letak tempat itu tidaklah penting. Yang penting adalah bahwa di tempat itu Yesus sudah menderita dan mati untuk menebus dosa manusia. Ini persis seperti kasus Natal / kelahiran Yesus. Ada banyak hal yang tidak kita ketahui. Kapan sebenarnya Yesus dilahirkan, di mana persisnya kandang Betlehem, dll. Yang penting Yesusnya sudah lahir. Jadi sekali lagi yang penting bagi kita bukan tempat di mana Yesus disalibkan tetapi bahwa Ia sudah disalibkan di sana bagi kita.
Nelson’s Bible Dictionary: Bagi orang-orang kristen, adalah fakta dari pengorbanan diri sendiri dari Tuhan kita - ‘bahwa Kristus telah mati karena dosa-dosa kita, sesuai dengan Kitab Suci, bahwa Ia telah dikuburkan, dan bahwa Ia telah dibangkitkan’ (1Kor 15:3-4) - bukan lokasinya yang harus kita pedulikan. Di Kalvari, salib Golgota - ‘simbol dari penderitaan dan malu’ - menjadi simbol dari kasih, berkat, dan pengharapan.
Pulpit Commentary : Golgota. Kita tidak bisa dengan pasti mengidentifikasi tempat di mana Tuhan yang kita kasihi menderita. ... Pengetahuan itu disembunyikan dari kita; dan ada arti di dalam hal ini. Kita bisa menemukan Kristus di mana-mana, setiap tempat, seluruh dunia dikuduskan oleh darahNya. Kita bisa menyadari kematianNya, dan datang mendekat pada salib, dan hidup di bawah bayangannya di Inggris maupun di Yerusalem. Tidak semua yang melihat-Nya mati diselamatkan. Adalah penglihatan tentang Kristus oleh iman yang menyelamatkan.
AMIN
Catatan : Koleksi buku-buku rohani karangan Pdt. Esra Soru dapat dilihat di sini :
Catatan Alkitab " Golgota"
Juli 11, 2017
Catatan Alkitab
Tempat penyaliban Yesus ini dicatat dalam semua empat Kitab Injil dalam Perjanjian Baru di Alkitab Kristen:
Injil Matius: Maka sampailah mereka di suatu tempat yang bernama Golgota, artinya: Tempat Tengkorak.[7]
Injil Markus: Mereka membawa Yesus ke tempat yang bernama Golgota, yang berarti: Tempat Tengkorak.[8]
Injil Lukas: Ketika mereka sampai di tempat yang bernama Tengkorak, mereka menyalibkan Yesus di situ dan juga kedua orang penjahat itu, yang seorang di sebelah kanan-Nya dan yang lain di sebelah kiri-Nya.[9]
Injil Yohanes: Sambil memikul salib-Nya Ia pergi ke luar ke tempat yang bernama Tempat Tengkorak, dalam bahasa Ibrani: Golgota.[10]
Lokasi[sunting | sunting sumber]




